Gue udah baca
chat kalian. Semuanya.
Upload ekspor WhatsApp, dapet laporan lengkap soal siapa kalian sebenernya. Angkanya beneran. Sindirannya lebih beneran.
Bongkar chat gueRp99.000 sekali bayar · tanpa akun · chat-nya gak kami simpan
Yang gue temuin di chat orang
"Kamu bales rata-rata 4 jam. Dia 3 menit. Itu bukan sibuk, itu peringkat."
"Tante Rina forward 41 hoaks. Nol diklarifikasi. Rekor keluarga."
"391 hari chat ini mati. Yang bangunin: Chelsea juara."
"Kalian saling kompor 62 kali. Nol yang jadi."
"'Noted' muncul 88 kali. Yang ditindaklanjuti: 12."
"Kamu yang mulai duluan 89%. Sampai akhir."
"Satu orang ngetik 71%. Empat orang cuma react 👍."
"Tagihan yang sama di-repost 7 kali. Lunas: bulan depan."
Mau gue sepedes apa?
Chat-nya sama. Yang beda seberapa tega gue.
Classic
Lambe yang udah baca semuanya
dan gak niat sok basa-basi.
udah bisa
Tanpa Ampun
Lambe yang lagi gak
jaga perasaan siapa-siapa.
segera hadir
Mode Sayang
Lambe yang sayang kalian
dan tetep bocorin semuanya.
segera hadir
Yang biasanya ditanya
Pertanyaan paling penting di halaman ini, jadi jawabannya paling panjang. Ini yang benar-benar terjadi, bukan versi marketingnya:
- File-nya gak pernah nyentuh disk kami. Zip kamu dibuka di memori, dibaca, lalu hilang begitu request-nya selesai. Gak ada folder upload. Gak ada backup.
- Yang kami simpan cuma tiga hal: laporan jadinya, jenis chat yang kamu pilih, dan catatan pembayaran. Di database kami gak ada kolom buat nyimpen pesan. Bukan kelupaan — emang sengaja gak dibikin.
- Selama laporannya ditulis, isinya ditahan sebentar. Nulis laporan makan waktu beberapa menit, jadi bahannya kami pegang sampai selesai — paling lama sejam — terus langsung dihapus. Kami bisa aja bilang “langsung dihapus detik itu juga”, tapi itu bohong, dan halaman ini cuma ada gunanya kalau isinya bener.
- Password, OTP, nomor kartu, rekening, NIK: disensor duluan. Sebelum AI-nya lihat apa pun, semua itu udah diganti jadi
[DISENSOR]. Yang lucu itu faktanya kalian pernah nge-share, bukan angkanya. - Laporannya cuma bisa dibuka lewat link rahasia yang gak mungkin ditebak, dan gak diindeks Google. Yang pegang link, itu yang bisa baca — jadi pikir dulu mau share ke siapa.
- Gak ada akun, gak ada login. Kami gak minta data yang gak kami butuhin.
Lengkapnya ada di /privasi.
Beneran, dan ini bagian yang kami paling ngotot. Semua angka — jumlah pesan, siapa paling cerewet, berapa lama kamu digantung — dihitung sama kode, bukan sama AI-nya. AI-nya cuma dikasih hasil hitungannya dan dilarang ngitung sendiri. Makanya dia gak bisa ngarang statistik buat bikin lelucon lebih enak.
Pedes, tapi sayang. Yang diroast itu kelakuankalian di chat — siapa yang double-text, siapa yang cuma bales “ok” — bukan siapa kalian. Gak ada sindiran soal fisik, agama, suku, atau kesehatan mental. Laporan keluarga otomatis lebih lembut ke yang tua, laporan kantor gak akan bahas kompetensi. Tiap roast berat selalu ngaku ada hal keren di baliknya.
Di WhatsApp: buka chat-nya → titik tiga / nama grup → Ekspor Chat → Tanpa Media.
Pilih Tanpa Media ya. File-nya jauh lebih kecil, dan foto kalian emang gak kami butuhin.
Sekitar 4–6 menit. Lama karena hakimnya beneran baca chat kalian dari awal sampai akhir, bukan cuma nempelin template. Halamannya boleh ditutup — link-nya tetap jalan.
Aman, malah bagus. Slang, typo, bahasa daerah, wkwkwk 47 huruf — semua itu justru bahannya. Laporannya ditulis pakai bahasa kalian sendiri, lengkap sama kutipan aslinya, typo dan semuanya.